Di Posting untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)
NIM : 23122030
Jurusan : Teknik Informatika
Kelas : TIB/II
Dosen : Drs. Ana Maulana, M.Pd
Indonesia secara umum mengenal dua model sistem pendidikan, pertama
model pendidikan nasional dan model pendidikan lokal. Model pendidikan
nasional artinya sistem pendidikan yang kurikulum, penilaian, pengawasan
dan untuk mengukur taraf pendidikan bangsa dikelola, diawasi oleh negara.
Sedangkan pendidikan lokal merupakan pendidikan yang dikembangkan oleh
individu-individu masyarakat baik kurikulum, sistem penilaian bahkan
evaluasinya. Dalam kaitan dengan pengertian ini, maka tulisan ini melihat
potret umum kedua pendidikan terutama pendidikan formal yang
diselengarakan oleh negara dan pendidikan non formal yang diselengarakan
oleh pesantren.
Dalam SK Mendiknas No.008-E/U/1975 disebutkan bahwa pendidikan
umum ialah pendidikan yang bersifat umum, yang wajib diikuti oleh semua
siswa dan mencakup program pendidikan moral pancasila yang berfungsi bagi
pembinaan warga negara yang baik. Pendidikan umum mempunyai beberapa
tujuan:
a. Membiasakan siswa berpikir obyektif, kritis dan terbuka
b. Memberikan pandangan tentang berbagai jenis nilai hidup, seperti
kebenaran, keindahan, dan kebaikan
c. Menjadi manusia yang sadar akan dirinya, sebagai makhluk, sebagai
manusia, sebagai pria dan wanita dan sebagai warga negara.
d. Mampu menghadapi tugasnya, bukan saja karena menguasai bidang
profesinya, tetapi karena mampu mengadakan bimbingan dan hubungan
sosial yang baik dalam linkungannya8
Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang
mengutamakan perluasan pengetahuan yang di perlukan oleh peserta didik
untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bentuknya:
Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas.
Dalam peraturan pemirintah Nomor 28 tahun 1990 tentang pendidikan
dasar, pasal 1 disebutkan. Pendidikan dasar adalah pendidikan umum yang
lamanya 9 tahun, diselengarakn selama 6 tahun di sekolah dasar(SD) dan 3
tahun di SMP atau satuan pendidikan yang sederajat9. Secara umum sistem
pendidikan nasional cenderung menempatkan ilmu-ilmu praktis yang
berkaitan dengan pengelolaan dunia.
model pendidikan nasional dan model pendidikan lokal. Model pendidikan
nasional artinya sistem pendidikan yang kurikulum, penilaian, pengawasan
dan untuk mengukur taraf pendidikan bangsa dikelola, diawasi oleh negara.
Sedangkan pendidikan lokal merupakan pendidikan yang dikembangkan oleh
individu-individu masyarakat baik kurikulum, sistem penilaian bahkan
evaluasinya. Dalam kaitan dengan pengertian ini, maka tulisan ini melihat
potret umum kedua pendidikan terutama pendidikan formal yang
diselengarakan oleh negara dan pendidikan non formal yang diselengarakan
oleh pesantren.
Dalam SK Mendiknas No.008-E/U/1975 disebutkan bahwa pendidikan
umum ialah pendidikan yang bersifat umum, yang wajib diikuti oleh semua
siswa dan mencakup program pendidikan moral pancasila yang berfungsi bagi
pembinaan warga negara yang baik. Pendidikan umum mempunyai beberapa
tujuan:
a. Membiasakan siswa berpikir obyektif, kritis dan terbuka
b. Memberikan pandangan tentang berbagai jenis nilai hidup, seperti
kebenaran, keindahan, dan kebaikan
c. Menjadi manusia yang sadar akan dirinya, sebagai makhluk, sebagai
manusia, sebagai pria dan wanita dan sebagai warga negara.
d. Mampu menghadapi tugasnya, bukan saja karena menguasai bidang
profesinya, tetapi karena mampu mengadakan bimbingan dan hubungan
sosial yang baik dalam linkungannya8
Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang
mengutamakan perluasan pengetahuan yang di perlukan oleh peserta didik
untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bentuknya:
Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas.
Dalam peraturan pemirintah Nomor 28 tahun 1990 tentang pendidikan
dasar, pasal 1 disebutkan. Pendidikan dasar adalah pendidikan umum yang
lamanya 9 tahun, diselengarakn selama 6 tahun di sekolah dasar(SD) dan 3
tahun di SMP atau satuan pendidikan yang sederajat9. Secara umum sistem
pendidikan nasional cenderung menempatkan ilmu-ilmu praktis yang
berkaitan dengan pengelolaan dunia.






0 komentar:
Posting Komentar